Tanya Jawab Seputar Belajar Meneladani Ajaran
Buddha 39
Pertanyaan :
Saat kini ada
kejadian memperjualbelikan sutra dengan imbalan uang, harganya juga beragam.
Tujuan para pembeli adalah berharap bisa melenyapkan malapetaka dan memohon
berkah dan keselamatan, melimpahkan jasa pada almarhum dan sebagainya.
Tetapi para umat
berkeluarga yang menjual sutra ini, sebagian besar tidak bisa membaca sutra. Cara yang mereka gunakan adalah meletakkan
buku sutra di atas meja, lalu membaca judul sutra lalu bernamaskara, atau
menulis judul sutra di kertas sembahyang warna emas dan perak, lalu membakarnya
di hadapan Bodhisattva atau papan sembahyang almarhum, untuk mencapai tujuan
mereka. Apakah ini benar?
Master Chin Kung Menjawab :
Ucapan ini tidak salah, yakni untuk mencapai tujuan
“mereka” dan bukan untuk kepentingan orang lain. Ini termasuk kepercayaan
takhayul, akan menyebabkan orang lain memiliki salah paham yang sangat besar terhadap
Ajaran Buddha. Jika ingin melenyapkan malapetaka dan memupuk berkah, maka harus
mengorbankan kepentingan diri sendiri demi orang banyak, benar-benar membantu
orang yang kesusahan, membantu yang perlu dibantu, mengerahkan segenap hati
menjaganya, tindakan ini barulah benar.
Membaca sutra harus dilaksanakan oleh diri sendiri,
meskipun Buddha Sakyamuni dan Buddha Amitabha bermaitri karuna, juga tidak bisa
mewakilimu membaca sutra, karena urusan sendiri tidak bisa diwakili orang lain.
Maka itu sutra harus dibaca sendiri, harus paham dan mengamalkan sesuai ajaran,
barulah ada hasilnya.
問:現在有專門拜經賣錢的現象,其價格不等。買經人的目的是消災祈福、求平安、求超度亡靈等。但這些賣經的居士大部分都不會念經。他們的方法是把經擺在桌上,念一句經題拜一拜,或者甚至把這些經題分別寫在金紙、銀紙上,然後在菩薩面前或亡靈牌位面前焚燒,以達到他們想像的效果。請問這樣做如法嗎?
答:這個話說得不錯,是達到他們想像的效果而不是真的有效果。這是屬於迷信,會使人對佛教產生很大的誤會。消災免難,就是佛法說的修福,是要做到捨己為人,真正幫助苦難的人,幫助需要幫助的人,全心全意去照顧,這個做法是如法的。誦經一定要自己誦,別人代替你誦,這個道理不能成立。釋迦牟尼佛、阿彌陀佛是慈悲的,但是也不能代人誦經,因為自己的事沒有人可以替代。所以經一定要自己念,要懂得依教奉行,才能產生效果。21-272-0001